Posted by: nirzanova on: July 22, 2008
Aku tak sanggup menegakkan wajahku untuk melihat ekspresi wajah bapa. Oh, mengapa ini begitu sulit? Perlahan kutatap matanya karena dari mata itu setidaknya aku mendapat sedikit jawaban dari keinginanku. Namun mata itu redup, terlihat lesu dan menampakkan kekecewaan. Ini bukan jawaban yang aku inginkan,yang aku inginkan adalah semangat kuat dari matanya. Apakah ini pertanda kalau [...]
Posted by: nirzanova on: May 25, 2008
Gemericik pancuran ternyata telah berhasil menculik pikiranku untuk dibawa kedunia lamunan.Didepan pancuran ini aku bisa termangu ber jam jam. Bukan karena tidak ada pekerjaan tapi karena otak ini tidak bisa berhenti untuk berpikir. Pancuran ini masih kepunyaan bapa karena letaknya dalam wilayah kebun bapa.Aku bisa dengan leluasa dipancuran. Tiap hari setelah mengumpulkan kayu bakar aku [...]
Posted by: nirzanova on: May 21, 2008
Seperti biasa jam 7 petang di rumah itu terasa begitu hening. Nyala lampu 5 watt samar samar menembus celah dijendela. Rumah ini bukan jauh dari pemukiman tapi pemukiman inilah yang jauh dari keramaian. Pemukiman ini bernama Desa Ku. Jam 7 bukanlah waktu untuk berada diluar rumah lagi,pada saat seperti ini adalah waktu untuk berkumpul dengan [...]
Ini dia yang kasi comment